BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Tuesday, April 28, 2009

pelik tapi memang dah jadi tabiat...

agak lamalah jugak aku tak tulis kat blog ni...
antara sebabnya, sibuklah jugak...

dalam - dalam masa semakin cemburu dengan usia manusia yang daif ini, antara kita semua ini masih buat benda yang sama dan memang selesa melakukan perkara - perkara ini:-

* kalau datang bab2 kahwin;

  • hantaran nak mahal aje [kalo boleh nak tunjuk yang nak tunjuk yang kita ni kaya saja]
  • lagi hebat kalau hantarannye serba berdiri [memang gila hartalah nie, bukan nak raikan anak nak kawin tapi dah macam nak jual anak dah nie]
  • bersanding pulak kalau tertinggal solat tu memang tak apalah [ini memang dah tak ingat dunialah nie, kate raja sehari tapi macam monyet sehari aje kalo dok ikot telunjuk mak andam yang sengal tue. posing dan bagai2la]
  • buat kenduri, fikir nak dapat untung saja [ntah dapat pahala ke x buat kenduri tu, kalo nak buat kenduri sebab nak dapat untung. buat kenduri untuk raikan dapat menantu, tanggung jawab atas anak perempuan itu dah pindah kat lakinya]
  • maknye pulak asyik tanya pasal kerjaya bakal menantu saja [ini mesti fikir ntah ape anak dia makan kalo anaknya itu kawin ngan budak laki itu. Bukan rezeki itu Allah yang tetapkan?]
* kalau orang ajak pergi belajar bab2 yang memang jadi wajib atas diri sendiri itu, tak nak pulak ikut
* orang yang bercakap tentang benda2 yang batil dan salah, kita bangkang dan benci orang itu
* kalau ada harta pusaka, sanggup putus adik beradik sebab harta.

** dan banyak lagila kalau nak ditulis sampai esok lusa tak habis2 lagi...

 "Kekayaan dan kebahagian datang dari Allah bukan dari bapak" - salah satu dialog dalam cerita ahmad albab


kesimpulannya sudah-sudahlah kita nie, baikla kita mula belajar agama Islam itu. Bukankah Islam itu mudah? Tapi kenapala kita sendiri yang nak menyusahkan ia. Kalaula diri sendiri itu jahil, bukalah kitab fiqh ke dan seantaranya... Tinggalla adat2 dan tabiat2 yang meyusahkan diri itu, ikutla ape yang ade dalam QURAN dan Sunnah...


-peace-

Monday, February 9, 2009

so call "cream of the cream".

I used to listen this phrase, "cream of the crop" since I was small. I was in that crowd back then, but I still have some sort of questions that I might want to argue.


* Being in those group so call "cream of the crop", does it mean to be so special as like to be recognised as the best of the best even though getting there might be just lucky enough.

* Does the person need to be all the whole time of his life to be good or fair enough to get award as s/he had been into "cream of the crop" group before? Does it sound too perfect for a normal human being?

* Got a series of good result by chance s/he may be being bless for that. Does the person is enough to be awarded as s/he the only one can get those result? If it is enough, does it fairly chance for the other bloodlines or groups of human?



I was lucky enough to obtain those results as my folks can proud with their son. In a way, few people did put me into this type of group. I did not know what was their intention but I was not interest to be in the group of best among the best. I felt like I will be complacent toward anything, if I admitted that I was in the group.

Somehow, I'd figure out that having something which mean, if a person being recognised as the top notch of something or leader, s/he have a responsibility to deliver toward the human kinds. It is not wrong being the best but somehow it become a catastrophe if we being arrogant, crook of something or selfish toward anyone. I think I am just a ordinary human as anyone else but being lucky enough to have certain things. On the bright side, I should have something to repay it backs. It's not only for certain group of people who put me in the first place or races even though nations.

I believe that there is no one that can claim s/he is special in this world that can obtain everything in his/her wish lists. It would be a corruption if a person takes something against another even s/he have a power to do so.

-peace-

Saturday, November 8, 2008

feeling something missing...

I think i miss something lately...
I don't know why...
I'm not missing my home because I call most time when I'm free...
I'm out of ideas how to overcome it...
Keep asking myself...
What is the missing thing?
I wish someone can show it to me...

Sunday, November 2, 2008

looking around and ask myself

Up to the moment, I can say almost 6 weeks I being in Sheffield. Not to say I got everything in my head, most of time I being busy with academic stuff and a bit of community activities. The first thing that i want to do during my first year in here, I want to get along with local cultural and other people who are not from same place as I'm. Local culture? Most people think that is night out activities. I can say yes but there are lot of other things beside night out. Night out activities are not bad actually. (Ooops, some people start to say i'm gonna be bad boy)

I see it in a different view. I know as a muslim, it's not appropriate to go there but I see there are kind of critical questions that I'll and have to answer. In such, some people might ask me why you are not drink? If I answer because I'm a muslim, does it sound like the question before like personal question? Some other questions might pop up, I meet this bla bla who is muslim but drink? What I'm going to answer for that question? What is the best answer that appropriate and not to give a kind of bad impression toward our religion? I go to those places because it give me a new challenge and something that I can learn. Not all people in here know about Islam very well. May be my friends who spend most of their night time in clubs and pubs, someday they see Islam can bring better life style. who knows?

Somehow, I can compare how Islam guide me as I have faith in Islam than other people. Being in certain scenarios, give me something to gain from it. It always a new thing that I get. More over, I want to see how much people trust me and really know who I'm. haha...

Saturday, October 4, 2008

lengkap semula...


_________________________________________________________
akanku bina sebuah jambatan emas
demi menghubungkan aku dengannya
akanku reka mesin merentas masa
supaya dapat bersama dengannya setiap masa dan ketika
akanku rakamkan semua saat indah
bersamanya  ke dalam sebuah pita video
akanku lakarkan sebuah lukisan
untuk menggambarkan keagungannya
kini ini lengkap kembali
bila bersama dengannya
dengannya rasa cukup selesa
tak mungkin ada selainnya
akanku ciptakan sebuah kapal angkasa
untukku pergi ke sana bersama-samanya
akan ku bina istana semegah taj mahal
sebagai tanda kasih sayangku yang kekal abadi
kini rasa lengkap semula
bila bersama dengannya
dengannya rasa cukup selesa
tak mungkin ada selainnya
***
kini ini lengkap kembali
bila bersama dengannya
dengannya rasa cukup selesa
tak mungkin ada selainnya
sekarang semuanya engkau...
_______________________________________________________________

  • Aku suka lagu ni. Ntah kenape. Mungkin liriknya yang seakan-akan menyatakan hasrat seseorang manusia yang dari keturunan adam. Mungkin cubaan untuk menunjukkan kasih sayang terhadap kaum hawa. Yang paling penting kalaulah memang ada perempuan yang dapat curi hati aku yang peratusan 'heartless'nya lebih dari 65%, sememangnya inilah mesej yang aku nak bagi kepada dia.
  • Apa yang aku tulis nampak seperti aku ni mat bunga dan seantaranya. Akan tetapi bila umurku sudah hendak menjangkau 21 tahun ni, makin ada rasa sayang pula terhadap perempuan. Padahal tak pernah pun seorang perempuan jadi teman wanitaku. TAPI BUKAN SEMUA JENIS PEREMPUAN AKU SAYANG, ADA JUGA YANG AKU TAK SUKA. Agak sukar untuk aku suka atau 'crush' dekat perempuan sebab aku tidak akan campur urusan peribadi dengan kerja
  • Sememangnya perempuan sangat dilindungi dan dihormati dalam Islam. Dan aku memang menghormati kaum hawa tetapi bukan kerana atas dasar kecantikan sahaja. Memuja berlebih - lebihan pun tidak elok juga kerana boleh sampai terlupa akan tanggungjawab kita sebagai insan.
Semoga sama - sama kita renungkannya.....

Wednesday, September 24, 2008

arriving in sheffield

On Sept 19 in malaysia time, I got myself in KLIA after daylight for a flight to Sheffield. The most prominent event was crying and crying. I didn't get it why we would cry when we looked some love one leave us for right reasons. I got a big why because I didn't feel sad anyway. I leave the crying topic here. It was long journey plus I had to transit to Frankfurt then to Manchester. Yet, It was my first time to take a flight. This was a new thing. All sudden the andreline rushed down when I got into departure gate. Questions arose in my mind. Am I dreaming right now? Should I slap my face? But as a very cool person in everything, I wasn't dreaming for sure. 
 After 11 hours, I put my feet on the land named Frankfurt. It was 6.30 in the morning there. The temperature was around 10 degree. Next flight to Manchester is 11.30 a.m. 5 hours to wait and waste. My body shivered a bit when I went out from the 777. The airport security is a bit strict as I had to take out my belt for the security check, yet let my 36 inches pant loosed. 
Roughly at 11 o'clock, I took off from Frankfurt to Manchester. It was only one hour flight. It was a nice view from the bird's eye as I saw a lot of different thing that I didn't see in my hometown. Finally, I arrived in Manchester. Being welcomed by SMSA and MARA officers, I felt like home already. My group continued our journey to Sheffield by coach. The scenery along the whole voyage is greeny  and beautiful to watch. Made me felt calm. I do like to watch some country side view. Anyway, thanks to MARA officers, Pisang, Roy and the others who helped me through out the intro week and got me settle in nicely.

p/s; there are lots of picture actually. but i don't have them to put them here.

Thursday, September 11, 2008

Dalam- dalam kesibukan ini

" Waktuku untuk pergi ke negara orang hanya tinggal beberapa hari. Kekadang di kala kesibukan aku mengemaskan barang - barang untuk ke sana. Aku dapati banyak benda yang ako tidak dapat tunaikan.", Itu keluahan hatiku yang ade sedikit rasa kasih sayang terhadap insan - insan di dunia ini. Kalau nak diikutkan hati aku yang mudah terasa kasihan ini, maka habislah aku. Duit dan masa akan habis begitu sahaja serta tidak berbaloi untuk sungguh - sungguh kerana sesuatu yang tidak berape jelas nie. Lebih baik aku tidak keluarkan duit, biarlah ade orang nak kata aku ini haji bakhil pun aku tidak kisah. Padahal mereka mempunyai niat tersendiri.

Pada zaman yang diakui oleh sesetengah makhluk yang mahu mengakui segala - galanya liberal, umat manusia yang ke arah berfikiran kendiri sehingga sampai tahap untuk menikam belakang, menindas rakan sendiri secara halus atau tidak dek kerana kegilaan terhadap perempuan, harta benda serta pangkat. Inilah realiti hidup yang tidak ada kewarasan akal jika segala mengikut nafsu. Dikala Ramadhan yang mulia ini, memohon ampun dari yang MAHA ESA atas segala perbuatan.

8 hari saja lagi tinggal untuk aku menghabiskan masa di bumi Malaysia ini, gembirakah aku untuk terbang ke sheffield. Pergi ke sana pun dengan penuh harapan yang dipasang menggunung seolah- olah mengalahkan ketinggian Everest. Apakah harapan yang menggunung itu? Adakah harapan rakyat yang dibawa seperti yang diwar-warkan oleh pensyarahku selalu? Sememangnye aku 'berhutang' dengan MARA yang membayar kos pembelajaran aku nanti. Sudah tentu aku berhutang budi kepada si pembayar cukai (p/s kepada sesiapa yang membayar cukai sahaja, yang tidak bayar janganlar perasan). Walaupun layanan yang diberi kadang - kadang membuatkan aku sakit hati. Berterima kasihlah kepada mereka.